Minggu, 28 Juni 2026

Praktek Mendengar ditengah kesibukan

Hari ini hectic sekali karena ada keluarga jauh yang berkunjung kerumah. Bude dan pakde dari Malang, diantar kakak sekeluarga menginap di rumah. Keadaan rumah menjadi ramai. Ditengah keramaian itu, saya mempraktekkan mendengar dengan lebih sadar. Mengobrol dengan keluarga, saling bertukar kabar dan cerita.

Setelah semua pulang, rumah kembali seperti semula. Sore itu ulan membeli mainan baru dan dengan antusias menceritakan mainan barunya.




Sabtu, 27 Juni 2026

Sadari Nafas adalah P3K buatku

Setelah membongkar ransel dan mengidentifikasi beban fisik dan beban mental, saatnya menyadari tindakan atau kegiatan apa yang dapat menenangkan diri saat sedang kewalahan. 
Buat saya menyadari nafas adalah cara tercepat menenangkan diri. Dengan melambatkan nafas, saya menyadari pikiran pikiran yang sedang melintas di kepala.

Buterfly breathing membuat nafas kita menjadi lebih lambat, saat menepuk dada perlahan membuat saya merasa seperti dipeluk dan dikuatkan. 

Buat saya, Mantra ho'oponopono memunculkan rasa penerimaan, hingga membuat saya bersikap lebih lembut pada diri sendiri.

Tingkat lanjut dari menyadari nafas adalah meditasi. Banyak manfaat dari meditasi, Tapi sayangnya saya malas sekali praktek meditasi. Saat waktu istirahat malah menghabiskan waktu untuk nonton atau scroll medsos.

Menyiram tanaman juga salah satu kegiatan favorit yang membuat pikiran menjadi lebih tenang. Memperhatikan tanaman yang tumbuh subur, membasahi tanah yang kering membangkitkan rasa syukur.

Jumat, 26 Juni 2026

Mental Loadku

Setelah membongkar isi ransel pikiran, sekarang saatnya mengidentifikasi beban yang ada. Setelah menuliskannya pada jurnal ternyata beban fisik ku itu itu saja yang seharusnya bisa dikerjakan dengan efektif. Tapi mental load alias beban mental yang memenuhi isi pikiran ternyata begitu banyak dengan tanggung jawab besar.

Kesalahan yang kusadari adalah menggunakan waktu istirahat untuk scroll medsos atau main game sekedar untuk mengistirahatkan pikiran. Ternyata scroll medsos malah menambah beban mental karena berpotensi membandingkan diri dengan orang lain.

Kamis, 25 Juni 2026

Isi Ranselku

Sudah pernah nonton film Inside Out? Inside Out seperti menggambarkan isi pikiran kita. Mungkin seperti itulah gambaran pikiranku. Aku bukan orang yang banyak bicara keluar tapi itu terjadi mungkin karena ribut sendiri di dalam pikiran. 

Day 1 challenge zona 1 BunSay #11
Mengenali diri, menciptakan ruang aman untuk diri sendiri, Hasil bedah singkat isi ranselku :

Setelah merenung dan mendalami yang dirasakan adalah Saya merasa aman saat sendiri atau bersama keluarga inti. Tapi saya merasa tidak aman saat berinteraksi dengan orang lain. Pendapat/omongan orang lain sangat mempengaruhi pikiranku. Pikiran ingin menyenangkan semua orang, tampil baik di depan orang dan Kekhawatiran akan dibicarakan keburukannya membuat rasa takut berinteraksi yang tak beralasan. 

Nyatanya semua itu hanya ada dalam pikiran sendiri, tidak benar benar terjadi. Pola asuh sepertinya menjadi salah satu yang berpengaruh pada pribadi saya saat ini. Bukan untuk mencari siapa yang salah tapi berusaha untuk memperbaiki diri dan memutus rantai kesalahan itu.



Kamis, 30 April 2026

Rawat Inap ibu

Rencana awal kamis pagi hari ini saya otw ke RSUD bekasi untuk menjaga ibu. Jadwal rawat inap mulai selasa sore. Ibu berangkat dianter panji ke rsud. Awalnya panji akan menemani ibu hingga kamis pagi sebelum saya bisa menggantikan. Menurut rencana kamis, suami jadwal libur sehingga bisa menjaga anak-anak selama saya menjaga ibu di rumah sakit. Tapi ternyata paksu harus menggantikan temannya yang sakit sehingga harus masuk shift 2 hari ini.  
Tadi pagi sudah ngabarin panji kalo saya ngga bisa aplusan jaga ibu. Paling bisa kesana hari jumat pagi. Panji aman menjaga ibu hingga jumat. Setelah kunjungan dokter, ternyata ibu sudah bisa pulang hari ini. Alhamdulillah. Ibu dirawat untuk melepas selang pada saluran kemihnya atau biasa disebut jj stan. Setelah operasi pengangkatan batu ginjal sebulan lalu ibu dipasangkan jj stan pada saluran kemihnya. Sempet ngobrol sama ibu perihal cara melepas jj stan ini. Kalau yang saya baca di internet, pelepasan jj stan dilakukan dengan bius lokal. Tapi setelah sebulan ibu dijadwalkan rawat inap untuk melepas jj stan. 

Ibu masuk ruang perawatan pada selasa sore. Awalnya mendapat kamar di ruangan lantai 4. Saat operasi sebulan lalu ibu jg dirawat di lantai 4. Ternyata senin malam ada insiden kecelakaan kereta api di bekasi timur yang memakan banyak korban dan sebagian besar korbannya dibawa ke rsud bekasi. Lantai 4 digunakan untuk korban kecelakaan kereta sehingga ibu dipindahkan ke lantai 3. Rabu pagi suster sudah menginstruksikan ibu untuk bersiap operasi. sama halnya ketika operasi ginjal, pukul 6 ibu sudah siap memakai baju operasi, pukul 9 ibu sudah masuk ruang operasi. Bedanya saat pelepasan jj stan, ibu baru masuk ruang operasi sekitar pukul 15.00. karena operasi didahulukan untuk para korban kecelakaan. pukul 20.00 ibu sudah kembali ke ruang perawatan. Alhamdulilah kondisi ibu stabil hanya tensinya yang cukup tinggi. Panji selalu mengirimkan kabar di grup WA. Kami membuat grup khusus untuk berkoordinasi yang isinya kakak, saya dan panji si bungsu.
Harusnya kamis pagi ini jadwal saya menjaga ibh, bergantian dengan panji. Tapi seeprti yang saya ceritakan di atas. Jadwal ganti jaga mundur ke hari jumat. Ternyata kamis siang setelah kunjungan dokter, ibu dinyatakan bisa pulang. Setelah rongsen dan mengurus adminiatrasi, ibu dan panji pulang. Pulang 12.00 panji sudah mengirimkan foto ibu yang sudah berada di rumah. Alhamdulillah semua dimudahkan dan dilancarkan.