Tampilkan postingan dengan label bunda sayang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bunda sayang. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 November 2018

Review Aplikasi Day 12 "Pinterest"

Udah lupa kapan tepatnya mulai pake pinterest. Waktu itu baca artikel yg mengulas tentang medsos baru.


Dari hasil baca artikel itu langsung tertarik sama pinterest. Awalnya rada ngga ngerti juga ini gmn cara make nya. Tapi yang pasti saat buka2 pinterest berasa masuk ke samudra ide.

Cocok bgt buat brainstorming. Seringnya nih, yang dicari apa tapi jadinya malah kemana mana saking banyaknya ide yg ditemuin di pinterest. Mangkanya trus langsung jatuh cinta dan download aplikasinya.

Tantangan di era digital ini memang lebih ke bagaimana kita fokus memilah info yang sesuai kebutuhan dari lautan informasi yg ada. Kalo ngga, ya kayak saya banyak nyimpen ide tapi ngga ada yg dieksekusi.

Salam Konsisten,

#KeluargaMultimedia


#BundaSayang




Review Aplikasi Day 11 "INSPIGO"

Tau aplikasi ini dari review salah satu kelompok di kelas bunda sayang. Sebenernya udah lama nyari aplikasi podcast tapi belum nemu yg pas. Naah pas liat review inspigo ini langsung cus deh download.

Asik bgt ternyata, podcast di inspigo dikemas seperti siaran di radio. Narasumber ngga ngomong sendiri, tapi ada host yang mengajukan pertanyaan. Dalam setiap playlist juga disisipkan lagu seperti layaknya siaran radio. Podcastnya juga tetap berjalan saat keluar dari layar inspigo.

Tapi untuk mengakses semua podcast di inspigo ini berbayar. Walaupun demikian tetap ada cara supaya dapat gratisan. Yaitu dengan merekomendasikan inspigo pada teman kita. Kalo teman yg kita rekomen akhirnya download inspigo maka kita dapet akses gratis 14 hari. Dan akses gratis ini terakumulasi kalau ada teman lain yg download inspigo atas rekomen dari kita.

Salam Konsisten,

#KeluargaMultimedia
#BundaSayang



Sabtu, 10 November 2018

Review Website Day 10 "Guru Bumi"

Suka bebikinan? Susah nyari worksheet berbahasa indonesia? Disini tempatnya.


Seperti biasa awal nemu Guru Bumi waktu lg nyari-nyari worksheet buat aktifitasnya Lintang. 

Di gurubumi ada banyak worksheet dan tentunya berbahasa indonesia. Tenang ngga semua berbayar koq. Banyak juga yg gratis loh. Memang sumber worksheet berbahasa indonesia masih sulit di dapat (apalagi yg gratis :D)

Salam Konsisten,

#HariKe10

#Tantangan10Hari

#Level12

#KuliahBunsayIIP

#KeluargaMultimedia






Review Website Day 9 "Rumah Inspirasi"

Awal ketemu situs ini ngga sengaja waktu asik nguplek situs pelangi nada yang sudah saya review sebelumnya. Karena penisirin sama yang bikin lagu2 di pelangi nada, sampai lah saya ke situs rumah inspirasi ini.

Ternyata pencipta lagu dan pembuat situs pelangi nada adalah seorang ibu rumah tangga dengan 3 anak homeschooling. 


Naah situs rumah inspirasi adalah wadah mereka menyimpan tulisan tulisan terkait homeschooling keluarga mereka. 

Buat yang mau tau lebih dalam apa dan bagaimana homeschooling itu bisa kunjungi situs ini. Mereka juga mengadakan webinar berbayar untuk para orang tua yg ingin mengenal lebih dalam apa itu homeschooling.


Situs ini juga yang mengubah pandangan saya tentang homeschooling.

Salam Konsisten,

#HariKe9

#Tantangan10Hari

#Level12

#KuliahBunsayIIP

#KeluargaMultimedia



Review Aplikasi Day 8 "Canva"

Udah lama tau aplikasi Canva, tapi baru download waktu ngerjain tugas level 11 bunda sayang. 

Yak ampuun aplikasi yg keren bgt. Memudahkan bikin typografi, poster dll. 


Buat ibu2 macam saya yg kurang punya sense of art. Canva cocok bgt. Ibarat masak udah disediain bahan dan bumbu siap pakai, kita tinggal ngaduk.

Tapiiiii memang membutuhkan memori dan performa hp yg handal. Bahkan tiap kali saya menyimpan gambar hasil edit dari canva, hp jadi lamban. Walaupun demikian canva masih menjadi aplikasi yang masih ada di hp saya.


Salam Konsisten,


#HariKe8

#Tantangan10Hari

#Level12

#KuliahBunsayIIP

#KeluargaMultimedia


Review Aplikasi Day 7 "Blogger"

Saya sudah jadi blogger sejak 3 tahun yang lalu. Jangan bayangkan blog saya penuh dengan artikel. Dari 4 blog yang saya punya blog inilah yang paling banyak isi. Terisi karena tugas mengerjakan tantangan bunda sayang 😁.
Karena kewajiban itulah saya memutuskan untuk mendownload aplikasi blogger. Supaya memudahkan setor tugas. Memang lebih mudah mempublikasikan tulisan melalui aplikasi blogger. Kita jg bisa menambahkan label.
Tapi setiap kali nulis harus langsung sentuh tombol save, karena kalau kita keluar atau menutup layar blogger maka tulisan yang sedang kita buat tidak otomatis  tersimpan. Dan tentunya akan hilang.
Sudah beberapa kali mengalami kejadian ini. Sudah nulis panjang lebar tetiba ada telpon masuk, saat selesai menelpon dan kembali membuka blogger tulisannya sudah raib.
Mangkanya untuk draft saya lebih suka bikin dulu di evernote. Setelah jadi tulisan baru saya kopas dan posting lewat aplikasi blogger.
Oiya kita juga msh blm bisa menambahkan gambar pada tulisan melalui aplikasi blogger ini. Sejauh yg saya rasakan aplikasi blogger hanya memudahkan kita memposting dan mengedit tulisan saja.
Salam Konsisten,

#HariKe7
#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia


Jumat, 09 November 2018

Review Aplikasi Day 6 "IPUSNAS"

Review Aplikasi Day 6 "IPUSNAS"

Sebenernya saya juga baruuu donload aplikasi ini. Dapet info aplikasi ini dari bu Korwil di grup member IIP Karawang.

Biasanya saya suka pake aplikasi google play book, lumayaan bisa ngintip gratis satu dua bab buku. Tapi sejak tau aplikasi IPusNas ini bakal pindah dimari aja. Ngga lagi ngintip doang tapi bisa baca sampai tuntas.

iPusnas adalah aplikasi perpustakaan digital persembahan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bekerja sama dengan Aksamaraya selaku pengembang aplikasi.

Membaca ebook di iPusnas jadi lebih menyenangkan karena kita bisa membaca ebook secara daring (online) maupun luring (offline)!

Berikut fitur dalam aplikasi IPusNas

• Koleksi Buku: Ini adalah fitur yang mengantarkan Anda untuk menjelajahi ribuan judul ebook yang ada di iPusnas. Pilih judul yang Anda inginkan, pinjam dan baca hanya dengan menggunakan jarimu!

• ePustaka: Fitur unggulan iPusnas yang memungkinkan Anda bergabung menjadi anggota dari berbagai perpustakaan digital dengan beragam koleksi bukunya masing-masing, menjadikan perpustakaan serasa dalam genggaman.

• Feed: Untuk melihat semua aktivitas pengguna iPusnas lainnya seperti informasi buku terbaru, buku yang dipinjam pengguna lain hingga memberikan komentar.

• Rak Buku: Merupakan rak buku virtual milik Anda di mana semua riwayat peminjaman buku tersimpan di dalamnya, sehingga memudahkan Anda untuk membaca buku yang telah dipinjam.

• eReader: Fitur ini membuat gawai (gadget) Anda dapat membaca ebook dengan mudah dan nyaman di dalam aplikasi iPusnas.


*Kritik, pertanyaan maupun saran? Sampaikan langsung kepada tim kami melalui: support@aksaramaya.com 

Dengan iPusnas, membaca buku jadi makin mudah dan menyenangkan. Salam literasi!

Setelah download, waah koleksi buku nya buanyak, tapi sepertinya semua buku dari penulis lokal. Saya juga blm kulik lebih dalam sih. Setiap kali mau pinjam juga ngga langsung bisa dapat. Di setiap buku ada keterangan berapa salinan yg ada, berapa yg sedang dipinjam. Kalau semua salinan sedang dipinjam kita bisa masuk dalam daftar antri terlebih dulu untuk bisa meminjam buku itu.

Salam Konsisten,


#HariKe6

#Tantangan10Hari

#Level12

#KuliahBunsayIIP

#KeluargaMultimedia


Review Aplikasi Day 5 "FLIP"

Awal tau aplikasi flip baru setahun yang lalu, wah cocok dan membantu bgt. Saya suka males ke atm jd sering transfer via ebanking yg sy punya. Nah suami suka uring2an kalo transfer ke bank lain pdhal kita jg punya akun bank yang sama. Pokoknya ribet lah dan sekarang say no tu ribut lagi.

Berikut info aplikasi flip yg saya ambil dr playstore

Apa itu Flip?
Flip adalah aplikasi untuk melakukan transfer antar bank tanpa biaya. Flip saat ini dapat diakses via website. Versi aplikasi Android Flip dapat diunduh di sini


Apakah Flip aman?

Flip berada di bawah pengawasan Direktorat Inovasi dan Inkubasi UI. Flip saat ini sudah berbentuk PT dan sudah memiliki kelengkapan izin usaha. Flip jg sudah terlisensi oleh Bank Indonesia dengan nomor izin 18/196/DKSP/68.

Untuk keamanan uang pengguna, seluruh perpindahan uang terjadi di dalam sistem bank. Sehingga uang kita akan aman.


Saat pertama instal, seperti biasa kita diminta untuk melengkapi data diri, verifikasi email, no handphone dan juga verifikasi tatap muka.

Dulu saat pertama verifikasi tatap muka, kita diwajibkan datang ke alfamart non frenchise menunjukan ktp asli dan membayar biaya admin 4000 rupiah.

Update terbaru untuk verifikasi tatap muka bisa dengan mengirimkan foto ktp dan foto diri sambil pegang ktp. Semakin mudah bukan.

Oiya blm semua bank terlayani. Saat ini flip baru melayani transfer antar bank berikut


Pelayanannya jg belum 24 jam
Jam operasional flip senin - jumat pukul 08.00 - 18.00 sabtu 08.00 - 13.30.


Salam Konsisten,

#HariKe5
#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Minggu, 04 November 2018

Review Website Day 4 "Pelangi Nada"

Review Website Day 4 "Pelangi Nada"

Awal nemu website ini sekitar 5 tahun yang lalu. Niat mau download lagu2 anak buat lintang, pencarian di google pun mengantarkan saya sampai disitus ini. Karena dirumah ga ada tipi, biasanya biar ngga terlalu sepi saya nyetel lagu anak2. Dengerinnya bisa sambil melakukan aktifitas lain.

"Di Pelangi Nada tersedia puluhan lagu anak Indonesia, yang liriknya sesuai dengan anak, berisi aneka tema, dengan melodi yang asyik. 


Lagu-lagu anak di Pelangi Nada bisa Anda dengarkan dan unduh. Semuanya GRATIS"

Lagu-lagu di pelangi nada original karya pemilik website yg juga seorang praktisi homeschooling. Ngga heran deh lagu lagu nya mengedukasi bgt. Dan aplikatif buat kegiatan sehari-hari.

Nada lagu nya juga sederhana, mudah diikuti dan menyenangkan. Gak percaya? Yuk coba buktikan sendiri. Kunjungi situsnya di sini

Salam konsisten,


#HariKe4

#Tantangan10Hari

#Level12

#KuliahBunsayIIP

#KeluargaMultimedia




Jumat, 02 November 2018

Review Aplikasi Day 3 "Evernote"


Awal Kenal Evernote saat punya hp Sony Ericson karena evernote adalah aplikasi bawaan dari hp tersebut. Ternyata saat ganti hp, aplikasi evernote tetap bisa di unduh dan catatan kita pada hp sebelumnya tetap bisa dibuka. Sejak itulah saya selalu membuat catatan di evernote, dan sesering apapun ganti hp, akun evernote dan isi catatan saya tetap bs diakses.

"Ketika berurusan dengan membuat segala macam catatan dan menyelesaikan pekerjaan, Evernote adalah alat yang sangat diperlukan." – PC Mag

Fitur pd evernote lumayan lengkap tapi saya belum menyelami dan menggunakannya dengan maksimal. Yang pasti saat kita blm selesai menulis catatan dan meninggalkannya maka catatan itu tetap tersimpan walaupun kita blm klik tombol selesai.

Salam konsisten,


#HariKe3
#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Kamis, 01 November 2018

Review Aplikasi Day 2 "Expense Manajer"

Manajer keuangan,

Tahu aplikasi ini dari peserta bunsay waktu level 8 tentang mengelola keuangan. Langsung deh cus download karena sebelumnya saya mencatat kas masuk dan keluar secara manual.

Expense manajer adalah aplikasi untuk mengelola pendapatan, pengeluaran dan anggaran. Dengan format sederhana dan dilengkapi dengan fitur aplikasi seperti kalkulator dan konversi mata uang.

Aplikasi manajer keuangan cukup lengkap, semua terbagi per kategori hingga bagian terkecil. Hingga pilihan cara pembayaran pun ada. Ini sih aplikasi kelola kas pertama yg saya coba. Jadi saya ngga punya pembanding. Tapi sejauh ini cukup puas dengan expense manajer karena cukup lengkap dan detail.

Tampilannya juga mudah dilihat, ada chart untuk melihat ringkasan pengeluaran perkategori. Ada pos anggaran yg bisa dibuat dan akan muncul peringatan saat dana yg dianggarkan sudah melebihi batas.

Aplikasi ini sangat membantu buat saya yang suka ngga jelas megang uang yang tahu-tahu habis. Jadi bisa terlacak dengan mudah kemana larinya uang tadi.

Salam konsisten,

#HariKe2
#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Rabu, 31 Oktober 2018

Review Aplikasi Day 1 "Chai's Play"

Awal kenal chai's Play dari facebook, dikasih tau suami. Setelah cukup lama mengikuti ternyata ada aplikasi buat di android juga. Langsung deh download. 

Chai's play adalah aplikasi yg berisi artikel pengasuhan dan ide permainan anak usia 0 - 6 tahun. Dengan memasukkan tanggal lahir anak maka kita akan mendapat update info dan ide permainan sesuai dengan usia anak.

Kita juga bisa memasukan data lebih dari satu anak pada satu aplikasi.

Ide permainan yang direkomendasikan juga sangat mudah dilakukan, menggunakan benda atau barang2 yang tersedia di rumah. Atau bahkan sama sekali tidak menggunakan alat/mainan.

Ide permainan yg kita suka atau akan dipraktekkan bisa disimpan dalam kotak permainan pada aplikasi, kita jg bisa menandai permainan yg sudah dilakukan bersama anak yg selanjutnya akan masuk ke kotak histori.

Tampilan aplikasi Chai's Play juga bersih dari iklan. Hanya saja karena artikel dlm bentuk tulisan kadang membuat malas membacanya. Memori yg diperlukan untuk mendownload juga lumayan besar, sekitar 50mb lebih.

Terlepas dari itu, tetap kasih 5 bintang buat aplikasi Chai's Play "Mama Papa Wajib Punya"

Salam Konsisten,

#HariKe1
#Tantangan10Hari
#Level12
#KuliahBunsayIIP
#KeluargaMultimedia

Sabtu, 06 Oktober 2018

Review Presentasi Kelompok 2 "Masa Pubertas"

Kelompok 2 dimana saya ikut tergabung didalamnya. Menjadi grup pamungkas (terakhir) dalam mempresentasikan tantangan bunsay level ini

Berikut materi yang kami angkat mengenai Masa Pubertas

1.Latar Belakang Masalah


Sebagai orang tua, yang paling penting dalam pengasuhan anak adalah TUJUAN, apa sih tujuan kita? Tujuan pengasuhan anak harus sesuai dengan tujuan Allah menciptakan manusia, yaitu untuk beribadah kepada Allah (QS Al Dzariyat : 56)

Setelah tahu tujuan penciptaan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah, maka kewajiban orang tua lah membimbing anak anak nya. Mendidik sesuai fitrahnya, mendidik sesuai tahapan usianya, dari mulai bayi, tamyiz (anak anak) menjelang masa pubertas hingga dewasa.

Karena adanya beberapa tahapan dalam kehidupan manusia inilah Kami akan coba membahas  satu tahapan nya, yaitu pubertas pada anak. Karena masa pubertas merupakan salah satu masa krusial dalam fase tumbuh kembang anak, terutama dalam fase seksualitas nya.

Oleh karena itu orang tua pun harus pintar agar bisa mendampingi anak pada masa yang kritis ini. Mari kita belajar bersama, mengenal lebih jauh tentang pubertas.

        2. Apa Itu Pubertas


➡Secara teknikal pubertas berarti selesainya masa kanak-kanak.
➡Secara literal pubertas artinya sampai.

Sampai pada apa? Sampai pada mendapat mimpi basah (ihtilam) (QS Annur 59). Apa sih yang dimaksud dengan mimpi basah?
mimpi basah merupakan istilah bagi proses keluarnya sperma laki laki ketika dia dalam kondisi tidur / tidak sadar. Proses itu berjalan alami, khususnya bagi anak laki laki, sekaligus itu pertanda dirinya mulai masuk baligh.
Sedangkan tanda-tanda pubertas pada perempuan yaitu haid, secara literal berarti cairan.
Secara teknikal berarti darah yang keluar  dari rahim wanita setelah pubertas dalam waktu-waktu tertentu
Tidak ada batasan umur, biasanya umur 9 tahun keatas, bahkan bisa lebih awal.



Berikut beberapa pengertian lain mengenai pubertas
💐Menurut Prawirohardjo (1999: 127) pubertas merupakan masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa.
💐Menurut Soetjiningsih (2004: 134) pubertas adalah suatu periode perubahan dari tidak matang menjadi matang.
💐Menurut Chaplin (1993:408), pubertas adalah periode-periode kehidupan dimana terjadi kematangan organ-organ seks mencapai tahap menjadi fungsional

3. Bagaimana Mengenalkan Pubertas Pada Anak



Memperkenalkan pubertas pada anak sebaiknya merupakan bagian tak terpisahkan dari pendidikan seksualitas anak sejak dini.

Menjelang pubertas, seharusnya orang tua banyak berbincang dengan anaknya. Mempersiapkannya menghadapi masa super genting dimana seorang hamba sudah dianggap hamba yang bertanggung jawab sepenuhnya, oleh sang Ilahi.

Tentang apa itu baligh, apa saja yang akan dilalui dan dirasa, bagaimana ia kini berbeda dengan sebelumnya. Apa saja yang diharapkan orang tua dari anak sekaligus sharing apa yang anak-anak harapkan pada masa itu.

Pada anak perempuan, orang tua harus memahami adanya fluktuasi hormon yang akan berpengaruh juga pada fluktuasi mood mereka.

Pada anak laki-laki, orang tua sebaiknya sudah memberikan pemahaman tentang fase pubertas sebelum mereka memasuki rentang usia pubertas tersebut.

Persiapan dan perkenalan masa aqil baligh ini sebaiknya dilakukan oleh ayah maupun ibu. Terutama untuk anak laki-laki, peran ayah akan sangat diperlukan.

Mengenai pergaulan, sebaiknya disampaikan oleh orang tua yang berlawanan jenis dengan anak. Misalnya, yang baligh adalah anak perempuan, maka ayahnya akan membicarakan bagaimana perasaan dan pandangan laki-laki usia ini terhadap perempuan. Misalnya, jika perempuan memakai baju yang membentuk tubuh, suara yang mendayu-dayu, apa yang akan dirasakan oleh lelaki. Begitu pula sebaliknya.

Pada anak laki-laki, ibunya seharusnya menjelaskan agar ia tidak 'tebar pesona' berkata manis dan lain sebagainya, karena anak perempuan di usianya masih amat teramat sangat baperan, dan menerimanya lebih dari apa yang dimaksudkan.

Meski anak-anak sudah dianggap dewasa, namun kasih sayang, obrolan, pelukan dari orang tua justru tidak boleh berkurang, bahkan jika perlu ditambah lebih intens, karena pada tahap ini peran dan kedekatan orang tua sangat penting untuk mendampini anak menjadi pribadi yang tangguh dan percaya diri.

    4. Tanda Adanya Pubertas


Adapun ciri-ciri fisik anak yang memasuki masa pubertas adalah sebagai berikut (Sujanto, 1996:172-173):

♂️mengalami mimpi basah
♀️ mengalami menstruasi.

♂️Kelenjar kelamin mulai menghasilkan cairan yang terdiri atas sel-sel sperma
♀️kelenjar kelaminnya mulai menghasilkan sel telur.

♂️dadanya bertambah bidang dengan otot yang kuat
♀️pinggul mulai melebar.

♂️♀️Mulai tumbuhnya rambut-rambut di bagian-bagian tertentu.

♂️lebih banyak bernafas dengan perut
♀️lebih banyak bernafas dengan dada.

♂️Suara berubah menjadi lebih besar
♀️Berubah menjadi lebih nyaring

♂️Wajah lebih tampak persegi
♀️wajah lebih tampak membulat.

    5. Perubahan Pada Jiwa Yang Pubertas


Perubahan jiwa pada masa pubertas adalah sebagai berikut

*️Emosi tidak stabil
mengalami sikap ketidak-tenangan, tidak seimbang dan menunjukkan sifat yang bertentangan

*Rasa ingin tahu yg besar

*️Mulai mencari jatidiri
Mencari pergaulan di luar keluarga,

*Tidak ingin bergantung pada orang tua usaha melepaskan diri dari ikatan keluarga

*Mulai tertarik lawan jenis, kepribadian tumbuh dan mulai meneliti hidupnya.

6. Peran Orang Tua Menghadapi Anak yang Pubertas


1.Memberikan Pendidikan Agama dan Moral.
Persiapan Ideologis nya adalah;
*Menanamkan konsep Tauhid pada anak dalam tiap kesempatan.
*Sadarkan akan pentingnya sholat pada masa tamyiz. Ajak anak laki-laki untuk sholat berjamaah di mesjid.
*Dekatkan dengan mesjid, Al Qur’an.
Penanaman nilai-nilai agama yang kuat disertai juga beragam nilai-nilai moral dan norma yang berlaku di masyarakat diharapkan akan mampu menjadi benteng utama pertahanan anak terhadap berbagai macam pengaruh buruk dari luar, kapan dan dimanapun anak berada meskipun tidak berada di dekat orang tuanya.

2. Menjelaskan tentang perubahan fisik dan kesehatan reproduksi.
Sebagai orang tua harus membantu anak untuk siap dengan perubahan biologisnya. Pastikan anak mendapatkan penjelasan mengenai perubahan yang terjadi pada bagian tubuhnya yang mungkin pada awalnya akan menyebabkan rasa ketidaknyamanan pada anak juga mengenai sistem, fungsi dan proses reproduksi. Jelaskan pada anak bahwa perubahan fisik terjadi secara alamiah terhadap setiap orang dan masa puber adalah bagian dari proses pertumbuhan.

3. Orang tua sebagai sumber informasi utama
Jangan merasa sungkan menjawab pertanyaan anak mengenai sesuatu hal yang terkesan tabu untuk dibicarakan. Anak pubertas yang masih labil saat ini membutuhkan petunjuk dan nasihat dari orangtua mengenai hal tersebut. Semakin bertambah usia anak, semakin besar pula rasa keingintahuannya.

4. Komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak
Komunikasi harus dilakukan dua arah, orang tua bukan hanya memberi perintah dan nasihat saja. Tapi berikanlah kesempatan bagi anak anak untuk mengemukakan pendapat dan menyampaikan pertanyaan berkaitan dengan hal-hal yang ingin diketahuinya.

5. Memberikan pilihan dan dukungan pada anak
Sebaiknya orang tua tidak mendikte anak mengenai apa yang harus dilakukan dalam hidupnya. Tugas orang tua memang bertanggung jawab dalam mendidik anak-anaknya sebaik mungkin. Tapi dengan mengatakan apa yang harus mereka lakukan maka orang tua akan mengambil kesempatan anak untuk tumbuh berkembang menjadi pribadi yang tangguh, matang, percaya diri dan dewasa dalam berpikir

6. Memberi anak privasi atau keleluasaan pribadi
Ada beberapa orang tua yang bersikap terlalu protektif terhadap anak remaja mereka misalnya saja selalu ikut mendengarkan percakapan anak dengan teman di telepon. Atau kasus lain orang tua yang suka menggeledah kamar anak karena anak lebih suka menyendiri atau menutup diri di kamar. Tindakan seperti memata-matai anak akan menyebabkan anak merasa orang tua tidak menaruh kepercayaan kepadanya.
Marilah belajar mempercayai anak untuk hal hal yang baik, karena anak juga memerlukan privasi dalam kehidupan nya.




   7. Bahaya Pubertas

Bahaya  Psikologis Yang Mungkin Menimpa Pada Masa Pubertas adalah ;

* Konsep diri yang kurang baik.  Perubahan fisik dan psikologis yang terjadi pada masa puber dapat menjadi pengalaman traumatis. Sehingga bisa menciptakan konsep diri yang kurang baik pada anak

* Prestasi Rendah.
Cepatnya pertumbuhan Fisik membuat tenaga menjadi lemah sehingga dapat berpengaruh pada prestasi anak.

* Tidak menerima tubuh yang berubah.
Anak yang tidak siap secara psikologis akan perubahan fisik saat masa puber akan sulit menerima perubahan itu. sehingga mereka tidak puas dengan penampilannya.

*Penyimpangan dalam pematangan seksual.
Anak yang matang lebih awal dapat menunjukkan kesulitan pribadi. Kesulitan ini timbul karena secara fisik penampilan anak sudah seperti orang dewasa sehingga terlihat lebih tua dari usianya. Dan biasanya diharapkan bertindak sesuai dengan penampilannya bukan dengan usianya.
(Hurlock, 2004 : 196-199).

Benang merahnya adalah  pada masa pubertas terjadi pertumbuhan fisik maupun psikis yg dipengaruhi oleh perubahan hormon. Perubahan hormon tsb idealnya memerlukan pasokan nutrisi yang cukup, jika nutrisi tidak mencukupi ada potensi ketidak seimbangan hormon yg bisa berpengaruh pada kondisi fisik maupun psikis anak. Akhirnya kembali kepada tugas dan peran orang tua dalam pemenuhan nutrisi ini, agar tetap terjadi keseimbangan hormon selama masa pubertas.

8. Kemampuan Yang Harus di Miliki Oleh Anak Pubertas


Memasuki usia baligh tantangannya adalah mempersiapkan diri menjadi bagian dari peran peradaban kehidupan. Di usia ini harapannya anak – anak sudah bisa menemukan dan mengembangkan potensi yang di miliki nya serta telah menemukan visi dan misi dalam kehidupannya.

Hendaknya setiap anak yang sudah baligh bisa mandiri dalam segi finansial, psikologi/mental, fisik dan spiritual.

Mandiri Finansial
Mandiri secara financial, Yang perlu di ingat adalah bahwa jatuh cinta itu gratis namun menikah butuh biaya. Saat usia 15 tahun keatas diharapkan anak sudah paham bahwa bukan tugas orang tua untuk mengkhawatirkan rizqi,

dan tugas orang tua adalah menyiapkan jawaban "dari mana” dan  “untuk apa” atas tiap karunia, Ikhtiar adalah bagian dari ibadah sedangkan rizqi itu urusan Allah. jadi sesuai dengan fitrahnya di usia akil baligh seorang anak sudah menemukan dan mengembangkan potensi diri anak tersebut. Jika hal ini berhasil maka di usia ini anak – anak bisa mandiri secara financial. Mandiri financial bisa diartikan memiliki pekerjaan atau dapat mengembangkan potensi dan berinovasi sesuai dengan kesukaannya  sehingga mendatangkan keuntungan. Setelah memiliki sebuah pekerjaan maka rajin – rajinlah menabung dan berinvestasi

Mempersiapkan menjadi orang tua yang mandiri
Perbanyak pengetahuan dengan membaca atau mengikuti kegiatan parenting, melatih diri untuk mandiri dalam mengerjakan urusan domestic rumah tangga. Dalam konsep pendidikan berbasis fitrah tahap kemandirian anak sudah selesai pada pre Aqil baligh sehingga di usia 15 tahun keatas tugas orang tua adalah memperkaya anak – anak dengan kegiatan yang menyenangkan serta mengajarkan bahwa apa yang sudah di pilih maka wajib untuk diselesaikan. Jika hal ini telah dilakukan di dalam kehidupan pernikahan maka tanggung jawab akan sebuah pilihan akan dituntaskan apa pun resiko nya.

Persiapan fisik
Untuk wanita perkaya diri dengan ilmu tentang kehamilan, persalinan dan masa – masa nifas serta perawatan bayi. Perbanyak pengetahuan tentang konsep mendidik anak. Sehingga nanti nya dapat menyelesaikan secara mandiri permasalahan atau perubahan yang terjadi di masa – masa kehamilan dan  saat- saat menyambut kelahiran anak.

Bagi laki-laki persiapan fisik amatlah penting karena berkaitan dengan kualitas sperma yang di produksi.
Selain itu, sebagai kepala keluarga, laki-laki selain mencari nafkah, Ia juga harus dapat membantu pekerjaan Istri dalam menyelesaikan aktivitas rumah tangga. Sehingga fisik yang prima sangat diperlukan.

Menjaga kesehatan fisik dapat dilakukan dengan cara menjaga kebiasaan hidup sehat, pola makan sehat, dan pergaulan yang sehat

Persiapan Mental
Persiapan mental sangat dperlukan, karena setelah menikah permasalahan akan lebih kompleks. Melatih mental untuk lebih sabar, tidak mudah menyerah, mengubah sudut pandang masalah menjadi tantangan, menerima kelebihan dan kekurangan pasangan. Bila mental sudah kuat permasalahan yang timbul di kehidupan pernikahan dapat diatasi bersama pasangan tanpa melibatkan orang lain.

Persiapan spiritual
Bekali diri dengan ilmu agama yang cukup, bagi anak laki – laki persiapkan bahwa mereka kelak menjadi kepala keluarga dan wanita akan menjadi ibu yang mana adalah madrasah pertama bagi anak – anak nya. Sebelum menikah peningkatan kualitas diri dan kualitas ibadah mutlak diperlukan. Berdoa kepada Allah untuk mendapatkan suami yang sholih dan anak-anak yang akan menjadi penyejuk mata

Mengutip dari kata – kata ibu Septi  "jika semakin dini kita persiapkan pendidikan berbasis potensi dan akhlak kepada anak – anak kita, maka semakin cepat anak – anak “terpanggil” dalam menunaikan ibadah syar’i termasuk di antara nya menikah di usia muda. Karena prinsipnya bukan orang yang “mampu”  yang akan di panggil oleh Allah SWT, melainkan Allah akan “memampukan" orang yang terpanggil".

9.  Closing Statement


Sebagai media edukasi kami membagikan video informasi tentang pubertas 

Salam Konsisten,
#harike10
#bundasayang
#gamelevel11
#FitrahSeksualitas

Rabu, 03 Oktober 2018

Review Presentasi Kelompok 5 "Mengenalkan masa Pre Aqil Baliq pada Anak Perempuan"

Kelompok 5 mendapatkan giliran pada hari keempat untuk mempresentasikan materinya.
Tema yang diangkat oleh kelompok 5 adalah sebagai berikut :


kelompok 5 menyajikan semua materi dalam bentuk slide berwarna hijau yang menenangkan.







Tak hanya membahas dari sisi agama, kelompok 5 juga membahas secara tekhnis mengenai organ reproduksi wanita, berikut penjelasannya








Media edukasi yang dibagikan berupa video proses terjadinya menstruasi.









Salam Konsisten,
#harike4
#bundasayang
#gamelevel11
#FitrahSeksualitas

Review Presentasi Kelompok 1 "Peran Orang Tua Dalam Menumbuhkan Fitrah Seksualitas "



Ibarat seperti mengemudikan sebuah pesawat. Ayah berperan sebagai pilot, dan ibu adalah co-pilotnya. Anak-anak merupakan penumpang yang dititipkan Tuhan untuk kita hantarkan sampai tujuannya. Apa itu? Menjadi khalifah-Nya. Pilot dan co-pilot harus bersinergi dalam kerjasama membaca navigasi beserta sistem kemudinya (arah tujuan keluarga masing-masing). Mendampingi sang ayah sebagai teman belajarnya dalam membangkitkan fitrah seksualitas adalah salah satu bagian dari sistem kemudi tersebut. 

Itulah kalimat pembuka presentasi kelompok 1
Yang mengangkat tema "Peran Orang Tua Dalam Membangkitkan Fitrah Seksual Anak (0-6thn)"


Berikut materinyang disampaikan olehbkelompok 1 yang beranggotakan 6 orang ini:

Dilatarbelakangi oleh maraknya kasus kekerasan seks yang dialami oleh anak usia dini, bahkan mirisnya sampai ada grup pedofil yang mengincar anak usia dini,  untuk itu kami merasa bahwa pada tahapan usia ini anak sangat penting untuk dibekali bagaimana ia bisa menjaga dirinya dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kasus diatas, belum kasus transgender yang diakibatkan oleh gagal fitrahnya seseorang (dan ini diawali dengan tahapan usia anak dini yangmana fitrah seksualitasnya gagal ditumbuhkan) 

Pada masa ini adalah masa basic, masa dimana perlu ditanamkan nilai pondasi yang kuat, sehingga diharapkan jika pondasi nya sudah kuat, maka anak akan siap dan lalu melalui tahapan fitrah seksulitas selanjutnya dengan lebih mudah dan terarah. 

Kasus yang terjadi kebanyakan diakibatkan oleh tidak tersampaikannya dengan baik oleh sang orang tua mengenai fitrah seksual, mereka mungkin masih menganggap hal ini tabu untuk dibicarakan dengan anak, juga terlebih orang tua itu sendiri tak tau apa itu fitrah seksualitas.





Setiap anak terlahir dengan fitrahnya masing-masing. Tugas orang tua adalah membangkitkan fitrah yang dimiliki anak, salah satunya adalah fitrah seksualitas.

Mendidik Fitrah Seksualitas adalah merawat, membangkitkan dan menumbuhkan fitrah sesuai gendernya, yaitu bagaimana seorang lelaki berfikir, bersikap, bertindak, merasa sebagaimana lelaki Juga bagaimana seorang perempuan berfikir, bersikap, bertindak, merasa sebagai seorang perempuan.
Fitrah seksualitas perlu dirawat dengan kehadiran, kedekatan, kelekatan Ayah dan Ibu secara utuh dan seimbang sejak anak lahir hingga usia akil baligh.

Ada 3 prinsip dalam pendidikan berbasis fitrah, yaitu:
Prinsip 1 : Fitrah Seksualitas memerlukan kehadiran, kedekatan, kelekatan Ayah dan Ibu secara utuh dan seimbang sejak anak lahir sampai usia aqilbaligh (15 tahun)
Prinsip 2 : Ayah berperan memberikan Suplai Maskulinitas dan Ibu berperan memberikan Suplai Femininitas secara seimbang. Anak lelaki memerlukan 75% suplai maskulinitas dan 25% suplai feminitas. Anak perempuan memerlukan suplai femininitas 75% dan suplai maskulinitas 25%.
Prinsip 3 : Mendidik Fitrah seksualitas sehingga tumbuh indah paripurna akan berujung kepada tercapainya Peran Keayahan Sejati bagi anak lelaki dan Peran Keibuan sejati bagi anak perempuan. Buahnya berupa adab mulia kepada pasangan dan anak keturunan

Berbicara soal pendidikan seksualitas, tentu terkait dengan fitrah anak. .
Bagaimana cara membangkitkan fitrah seksualitas pada anak?
 Membangkitkan fitrah seksualitas anak bisa dimulai sejak mereka dilahirkan.
 Membangkitkan fitrah seksualitas pada anak berbeda menurut tahap usia anak masing-masing.



Meskipun peran orang tua harus senantiasa hadir dalam perkembangan fitrah seksualitas, tapi ada pembagian peran yang berbeda untuk setiap tahapannya. 
Ada tiga tahapan usia anak yaitu :
*1. Tahap pra latih (0-2 tahun dan 3-6 tahun)*

2. Tahap pra aqil baligh 1 ( 7-10 tahun)
3. Tahap pra aqil baligh 2 ( 11-14 tahun).
_*dalam presentasi kali ini kami membahas point 1_













Berbicara soal pendidikan seksualitas, tentu terkait dengan fitrah anak. .
Bagaimana cara membangkitkan fitrah seksualitas pada anak?
 Membangkitkan fitrah seksualitas anak bisa dimulai sejak mereka dilahirkan.
 Membangkitkan fitrah seksualitas pada
Mendidik Fitrah Seksualitas *Tahap Pra Latih (0-2 tahun dan 3-6 tahun)*
 Tahap Usia 0-2 tahun :
Anak lelaki maupun anak perempuan lebih didekatkan kepada Ibu karena masa menyusui. Menyusui adalah tahap awal penguatan semua konsepsi fitrah termasuk fitrah keimanan dan fitrah seksualitas.



 Tahap Usia 3-6 tahun :
Tahap ini adalah tahap Penguatan Konsepsi Gender dengan Imaji imaji positif tentang gendernya masing masing. Anak lelaki maupun anak perempuan harus didekatkan kepada Ayahnya dan kepada Ibunya. Ayah dan Ibu harus hadir pada fase ini. Indikator tumbuhnya fitrah seksualitas di tahap ini adalah anak dengan jelas dan bangga menyebut gendernya di usia 3 tahun.



Pengertian :
Pendidikan seksualitas adalah bagaimana mengajarkan anak berfikir, bersikap atau bertingkah laku sesuai dengan jenis kelaminnya. 
(Perwitasari, 2017)


Hal ini senada dengan pengertian fitrah seksualitas itu sendiri
"Bagaimana seseorang berfikir, merasa, bersikap, berpenampilan  sesuai dengan gendernya - sebagai lelaki sejati atau perempuan sejati"



Lalu apa tugas kita sebagai orang tua?
Walau setiap anak terlahir dalam keadaan suci dengan fitrahnya masing-masing (Ar-Ruum : 30), tetap sebagai orang tua kita memiliki tugas untuk membangkitkan fitrah yang dimiliki anak, salah satunya adalah fitrah seksualitas.


 Mendidik fitrah seksualitas adalah tentang bagaimana menumbuhkan jiwa anak agar bisa berfikir dan bertindak sesuai dengan gendernya, bagaimana ia harus berfikir serta bersikap sebagai seorang laki-laki / perempuan,  juga penting punya perasaan *merasa* sebagai laki-laki atau perempuan.




Apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan dalam masa pengajaran  di usia ini (0-6th) ?

Memulainya saat masih di kandungan-memulai dengan amalan sholih saat hamil, mendoakan yang terbaik dan tidak terlalu menginginkan anak dengan jenis kelamin tertentu.

Mengajarkan anak tentang interaksi dengan lingkungan sekitar. Misal pada siapa ia boleh atau tidak boleh minta digendong, bermanjaan, bersalaman atau berdekatan,  bagaimana ia harus bersikap dengan keluarganya dan bukan keluarganya.

Memperkuat identitas gender sesuai dengan jenis kelamin.
Yaitu dengan memberikan identitas dan simbol sesuai dengan jenis kelamin. mulai dari pemberitahuan alat kelamin yang benar, lalu mainan mana yang buat anak laki-laki mana yang buat anak perempuan, pemilihan pakaian dan warna nya.

Mendampingi mereka dalam bermain gadget, ada aturan khusus yang dibuat keluarga jika anak-anak ingin bermain gadget, juga settingan khusus yang harus orang tua perhatikan.

Melatih anak untuk tidur sendiri, karena rassulullah SAW memerintahkan saat anak berusia 7 thn mereka wajib dipisahkan tempat
tidur nya. Karena perbuatan mudhaja'ah (tidur bersama) ini haram. Dikhawatirkan perbuatan tersebut dapat membangkitkan syahwat.

Mengajarkan rasa malu dengan memberitahu si kecil mana yang disebut aurat.
Aurat adalah bagian tubuh yang harus ditutup. Anak harus diajarkan bahwa tubuhnya sangat berharga, oleh karenanya harus dijaga. tidak boleh diperlihatkan atau disentuh orang lain selain ibunya.




Berikut adalah contoh video nyanyian yang bisa jadi media pembelajaran anak tentang ini dengan cara yang menyenangkan agar mudah diterima sesuai tahapan usianya.
Di praktekan oleh mam dan katja
Lalu media edukasi apa yang harus dimiliki untuk memaksimalkan peran ini?

1. Ayah dan Ibu harus punya visi misi dan jelas.
Tidak pernah ada kata terlambat dalam belajar, jikalah hal ini belum pernah diutarakan setelah pernikahan sampai sekarang, mulailah duduk bersama dan lalu mendiskusikan tentang bagaimana selanjutnya ibu dan ayah dalam mengambil peran yang lebih seimbang dan bisa diterima anak dengan baik.

2.Belajar dari ahlinya,banyak buku dan media online yang membahas mengenai bagaimana menumbuhkan fitrah seksualitas yang benar pada anak.  Buat kurikulumnya sesuau tahapan usia anak, jika sudah dilakukan maka teruskan, jika belum maka lakukan saat itu juga.

3.Teruslah menjadi fiigure yang baik bagi anak-anak kita, ayah dengan profil kebapaanya, dan ibu dengan sisi lembutnya.

4.Berbagi peran itu pun penting, meski ayah dengan sisi maskulinitas nya mendominasi, tapi bisa menunjukan kepeduliannya dengan sesekali membantu pekerjaan ibu di rumah, dengan begitu anak pun akan melihat bahwa ada keseimbangan peran antara ayah dan ibu.

5.Terus dampingi anak-anak dan jangan sembunyikan fakta.
Di zaman digital, semua informasi bisa terserap dengan sangat mudah, jikalah anak mengetahui suatu kejanggalan atau melihat sesuatu yang menyimpang, maka katakan yang sebenarnya lalu jelaskan penyebab serta akibatnya apa (tentu dengan bahasa yang mudah ia fahami) .
Adapun secara detail bisa kita lihat pada gambar berikut yang bisa ayah-bunda artikan serta tuangkan sendiri sesuai dengan value keluarga masing-masing


Salam Konsisten,
#harike5
#bundasayang
#gamelevel11
#FitrahSeksualitas