Tampilkan postingan dengan label ibu pembaharu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ibu pembaharu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Desember 2021

Saatnya Selebrasi

6 bulan sudah saya belajar di kampus ibu pembaharu. Belajar menjadi mother of change, ibu pembawa perubahan. Belajar mengubah tantangan menjadi solusi. Setiap tahap yang menantang memberi ilmu yang meluaskan sudut pandang. 



Tahapan belajar dalam kampus ibu pembaharu diawali dengan mengidentifikasi masalah, 
Mencari penyebab dari munculnya masalah tersebut lalu Mencari teman dan membangun tim, karena bersama tim kita mampu meluaskan dampak. Memahami masalah dengan menggunakan metode starbursting dan menggali informasi baru terkait masalah yang dihadapi untuk meluaskan sudut pandang. Menentukan tujuan dengan SMART. Menunjukan aksi untuk menjangkau audiens dan memberikan dampak yang lebih luas. BerAksi untuk solusi dengan teknologi. Melakukan ApresiAksi untuk memantau dan mengevaluasi dampak aksi, sebagai alat membangun strategi. 

Sekarang saatnya selebrasi tanda selesainya masa belajar di kampus ibu pembaharu3. Uniknya selain syarat lulus yang sudah ditetapkan kampus, para mahasiswi juga harus menentukan indikator personal kelulusan. Indikator kelulusan ini wajib dibuat saat pertama kali memulai perkuliahan. 

Saya menetapkan 3 indikator personal sebagai syarat kelulusan :
1. Menuliskan review materi kuliah kampus ibu pembaharu di setiap jurnal.
2. Membaca minimal 3 buku bertema psikologi, manajemen diri dan emosi.
3. Menuliskan resensi dari buku yang dibaca dan mempostingnya di sosmed.

Indikator personal 1 berhasil saya kerjakan dengan konsisten.
Indikator personal 2, saya hanya menyelesaikan 2 buku bertema psikologi & manajemen emosi yaitu Manage your mind for succes karya Adi W. Gunawan dan Terapi Terapi Kilat karya R. H. Wiwoho. 
Buku lainnya yang selesai dibaca tidak berkaitan dengan tema yg saya pilih. 

Indikator personal 3, sayangnya tidak dikerjakan dengan konsisten. Saya hanya melakukan IG live "Mengenal watak" yang isinya diambil dari buku personality Plus yang pernah saya baca jauh sebelum masa perkuliahan bunda salihah dan ditambah dengan materi webinar dr. Aisyah Dahlan. 

Lulus bunda salihah belum tentu lulus menjadi ibu Pembaharu. Apabila harus menilai kelulusan personal sepertinya saya lulus dengan nilai yang belum maksimal dan belum masuk dalam kategori mahasiswi teladan dan berprestasi. 

Perjalanan tim Kata Pena dimana saya dan 6 perempuan hebat lainnya belajar menjadi ibu pembaharu dapat dilihat di :

Website


Ig

FB

Dan berikut video singkat yang menggambarkan aksi tim Kata Pena. 


Semoga ilmu yang didapat akan terus bermanfaat dan memberikan dampak kebaikan yang lebih luas bagi diri sendiri, keluarga dan lingkungan. 

#materi8
#scaleupimpact
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestakaryauntukindonesia
#ibuprofesionaluntukindonesia














Selasa, 07 Desember 2021

ApresiAksi Buddy

Alhamdulillah tahap ApresiAksi sebagai evaluasi telah dilewati. Pekan ini saatnya mengapresiAksi Jurnal buddy di kampus ibu Pembaharu. Kali ini buddy reviewku datang dari kota Bandung. Mbak Shinta Anggraini bersama timnya yang berfokus menguatkan keluarga sebagai miniatur peradaban.

Dan berikut adalah review saya untuk jurnal apresiaksi tim miniatur peradaban mbak Shinta : 

Kesadaran bahwa keluarga yang kuat adalah pondasi awal majunya sebuah peradaban adalah hal yang luar biasa, semoga tim miniatur peradaban senantiasa beraksi untuk menjadi bagian dari solusi. 

Dan berikut review mbak Shinta untuk Jurnal ApresiAksi tim Kata Pena




Terima kasih mbak Shinta atas reviewnya, semoga tim Kata Pena mampu semangat belajar dan beraksi menjadi bagian dari solusi. 

Selasa, 30 November 2021

ApresiAksi

ApresiAksi adalah salah satu cara membuat ide, gagasan dan aksi yang dijalankan terus berkelanjutan.

I. Langkah pertama adalah menganalisa social impact atau dampak sosial dari aksi yang telah dilakukan. Untuk menganalisa dampak sosial diperlukan perencanaan aksi dan penetapan tujuan yang baik, karena tanpa itu hasil dan dampak yang kita inginkan tidak jelas sehingga akan kesulitan dalam menganalisa. 

Mengapa perlu menganalisa dampak sosial? 

  1. Memahami jangkauan dari aksi yg telah dilakukan, baik yang berdampak langsung maupun tidak langsung. 

  2. Sebagai ruang untuk memperbaiki aksi yg sudah dijalankan

  3. Mengetahui sudut pandang penerima manfaat

Berikut pentingnya dampak sosial. Menurut tim Kata Pena

II. Langkah selanjutnya adalah Menentukan struktur berpikir dalam beraksi, Theory of Change. Terdiri dari 5 tahapan sebagai panduan aksi yang dijalankan hingga mencapai perubahan yang diinginkan. 

  1. Input : Informasi, pengetahuan, materi yg dibutuhkan untuk dapat melakukan aksi. 

  1. Activities : Kegiatan yang dilakukan saat aksi

  1. Output : Dampak dari aksi

  1. Outcome : Efek jangka pendek dari output

  1. Impact : Efek jangka panjang dari outcome

Input, activities, output sebagai bentuk monitoring, Sedangkan Outcome dan impact sebagai evaluasi. 



III. The Logic Model adalah pengembangan dari theory of change yang digunakan untuk memantau dan mengevaluasi dampak aksi, sebagai alat membangun strategi & evaluasi. 

Tim Kata Pena masih berdiskusi terkait the logic model pada saat- saat terakhir pengumpulan jurnal. Karena tabelnya yang detail dan perlu diisi dengan berpikir jauh kedepan. 

Berikut the logic model tim Kata Pena, karena keterbatasan ruang pada template, kami membuat sendiri tabel the Logic Model. 

The Logic Model Kata Pena


IV. Risk Management

Pola pengaturan segala resiko yg mungkin terjadi dalam project yang sedang dikerjakan. 

  1. Accept (menerima) 

  2. Mitigate (mengurangi dampak resiko) 

  3. Transfer (mengalihkan tanggung jawab pada pihak ketiga, biasanya pihak yg lebih berwenang) 

  4. Avoid (menghilangkan penyebab resiko)

Risk Management tim Kata Pena
Pekan ini resiko tim yang paling tinggi datang dari menurunnya motivasi member tim. Kesibukan dan alasan kesehatan menjadi beberapa penyebabnya. Malam tadi saya pun terlewat karena tertidur setelah minum obat. tidak hadirnya beberapa member saat diskusi juga menurunkan semangat kami. Salah satu mitigasi yg dilakukan adalah mengubah diskusi tim melalui zoom menjadi diskusi dengan WAG, sehingga member tim dapat lebih leluasa menyampaikan idenya di waktu luangnya masing-masing. 


V. Tabel Stop Continue Start 

Sebagai monitoring aksi & evaluasi project yang dijalankan. 


Aksi kami pekan ini mengajak live peserta webinar healing yg diadakan beberapa waktu lalu. Ini pengalaman pertama saya mengambil peran sebagai host, beranimengambil peran dan menerima tantangan masuk pada milestone 2 tim kata pena. 

Semoga kedepannya tim kami mampu berdampak bagi kepercayaan diri para ibu khususnya dan perempuan pada umumnya. 

Senin, 18 Oktober 2021

Aksi Untuk Solusi

Perjalanan belajar menjadi ibu pembawa perubahan di kampus ibu pembaharu memiliki banyak tantangan. Setiap tim tentunya memiliki tantangan yang berbeda. Tim yang mampu menyamakan value dengan komunikasi yang baik dan teruji konsistensi dan komitmennya akan mampu bertahan dan membesar. 

Belajar menjadi pembawa perubahan dengan menggunakan design thinking mengubah empati menjadi aksi untuk mendapatkan solusi. 

Design thinking adalah cara untuk menyelesaikan sebuah masalah dengan praktis dan kreatif serta memiliki fokus utama pada user/pengguna.
Dengan 3 tahapan yang sudah dikerjakan sebelumnya :
Berempati untuk menemukan masalah. 
Mengenali dan mencintai masalah. 
Menemukan ide-ide untuk solusi. 
Kini saatnya beraksi dengan prototipe & test untuk mendapatkan feedback.
Dibutuhkan tools dan worksheet untuk membantu tim dalam bekerja mengembangkan prototipe. 



Belajar memanfaatkan teknologi, tim kami sepakat untuk menggunakan padlet sebagai tools dalam memantau project yang sedang dikerjakan. Walaupun penggunaannya masih belum maksimal karena tim kami masih menggunakan wag sebagai media komunikasi utama tim. 

Pada pekan aksi ini, tim kata pena mengadakan webinar zoom 2 hari dengan tema, "Mendobrak mental block untuk lebih percaya diri" Dengan mengundang psikolog mbak Shinta Rini M. Psi sebagai narasumber. Alhamdulillah mendapat respon yang baik dan diikuti peserta dari berbagai daerah. 

Pengikut medsos kata pena juga naik signifikan, dari 30 menjadi 157 pengikut setelah diadakannya webinar tersebut. 











Senin, 27 September 2021

Tunjukan Aksimu

Setelah mengenali masalah dan menemukan teman seperjuangan. Kini saatnya beraksi dengan menunjukkan apa yang sedang dikerjakan untuk menyelesaikan masalah tersebut. 

Mengenali kekuatan dan kelemahan tim menjadi panduan dalam menentukan aksi. Sehingga mampu melihat berbagai peluang dan ancaman dalam perjalanan menyelesaikan masalah.


Tahap pertama dalam beraksi dengan menetapkan highlight & key updates, ini menjadi panduan, tema & pesan apa yang ingin disampaikan. Tim kami membaginya berdasarkan milestone yang sudah ditetapkan pada diskusi pekan lalu. Dengan timeline 1 highlight setiap pekan, ada 12 highlight yang disiapkan. 

Highlight tiap pekan merupakan langkah tim kami dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Berikut milestone highlight pada tiap pekannya


highlight & key update ini akan menjadi tema pesan yang di bagikan melalui sosial media, untuk menjangkau audiens dan memberikan dampak yang lebih luas. Media sosial atas nama tim telah kami buat. Penanggungjawab tiap medsos juga sudah ditetapkan. Saya mengambil peran menjadi penanggung jawab website tim kata pena. Banyak hal baru yang harus dipelajari, karena saya baru berkenalan dengan google sites, platform yg kami gunakan untuk membuat website. 

Sejauh ini tim kami masih berjalan sesuai dengan peta milestone yang dibuat. Hanya saja kami belum extra miles dalam pengerjaannya. Indikator sukses milestone juga belum ditetapkan dengan pasti, sehingga keberhasilan pencapaian tiap milestone masih belum terukur dengan baik. 

Fundraising dapat dijadikan opsi apabila membutuhkan dana dalam aksi, namun saat ini tim kata pena belum sampai dalam tahap membutuhkan pendanaan melalui fundraising.

Langkah selanjutnya dalam beraksi adalah melakukan campaignHighlight dan key update yang dibuat merupakan rangkaian tindakan komunikasi agar mendapat dukungan untuk mencapai tujuan campaign tim. 
Saat ini tujuan tim kami adalah berbagi solusi dalam mengatasi ketidakpercayaan diri. 

#identifikasiAksi
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestakaryauntukIndonesia
#ibuprofesionaluntukindonesia











Senin, 23 Agustus 2021

Menyelami masalah, Meluaskan Sudut Pandang

Pada pekan review materi ke-3 kali ini, saya berkenalan dengan mbak Ratri dari IP SamKaBar. Dengan mengangkat masalah screentime pada anak, jurnal tim dari mbak Ratri sangat informatif. Karena dengan membacanya membuat saya ikut memahami masalah yang diangkat. 

Untuk teman-teman yang penasaran, silahkan disimak jurnal Daily Fun Team terlampir:
https://online.fliphtml5.com/ixlui/lehu/?1629197764002

Dan berikut hasil review jurnal untuk mbak Ratri pekan ini :

Dan berikut review dari mbak Ratri untuk jurnal yang saya buat : 

Di pekan ini, tim Kata Pena melanjutkan aktifitas menyelami masalah. Alhamdulillah salah satu rekan psikolog dari mbak Fitriyah salah satu member tim kami, ada yang bersedia menjadi narasumber. 
Mbak Nuni yang berdomisili di Kaltara bersedia meluangkan waktu untuk menjelaskan terkait masalah ketidakpercayaan diri dari sudut pandang ilmu psikologi. 


Meeting zoom yang rencananya dilakukan selama 1 jam pada akhirnya bertambah 15 menit karena diskusi yang menarik. 
Berdiskusi dengan ahli meluaskan sudut pandang tentang masalah yang tim kami hadapi. 

Berikut beberapa catatan dari zoom meeting bersama mbak Nuni :

Penyebab kurang Percaya diri
- tidak mengapresiasi diri
- tidak memaknai peran yg dijalankan dengan positif
- ada pengalaman masa lalu yang mempunyai emosi negatif/trauma.

Rasa kurang percaya diri muncul dari pikiran dan persepsi diri sendiri.
Pikiran kita dipengaruhi oleh value diri dan pengalaman diri. 
Perilaku tidak percaya diri disebabkan oleh pikiran dan persepsi yang kurang tepat dalam memaknai situasi yang netral. 

Self awareness, mengenali kekuatan dan kelemahan diri adalah langkah awal menyelesaikan masalah ketidakpercayaan diri. 

Menyelesaikan ketidakpercayaan diri dapat dilakukan dengan :
- Self Talk positif
- Clear and clarify
Memperjelas suatu kondisi/situasi yang dihadapi dan kembalikan pada yang sebenarnya. Sehingga persepsi dan pikiran kita menjadi netral tanpa emosi negatif. 
- Reframing 
Mengubah dan memaknai kembali setiap peran yang dijalankan sehingga muncul insight baru yang dapat menumbuhkan kepercayaan diri. 





#umpanbalik3
#reviewmateri3
#understandingyourproblem
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional

Senin, 16 Agustus 2021

Pahami Masalahmu!

Setelah tahu ada masalah, jangan terburu-buru mencari solusi. Selami dan pahami apa masalahmu. Pekan ini di kampus ibu pembaharu kami belajar langkah-langkah menyelami masalah. 



Langkah pertama adalah dengan membuat starbursting. Apa itu starbursting? 
Starbursting adalah salah satu bentuk brainstorming yang berfokus pada mengajukan pertanyaan daripada jawaban. 
Caranya :
1. Buat gambar bintang berujung 6
2. Beri judul problem di tengah bintang
3. Tulis 1 kata tanya pada setiap ujung bintang *what where who when how why*
6. Lakukan brainstorming, tulis semua pertanyaan yg muncul dari kata tanya di setiap sudut ( min. 3)
6. Mulailah menjawab pertanyaan dengan sistematis. Tulis jawaban di samping pertanyaan.
7. Khusus pertanyaan why (mengapa) harus di breakdown 5 tingkat kebawah dari setiap jawaban.


Saat berdiskusi bersama tim kata pena, waktu zoom 1 jam hanya cukup untuk mengumpulkan pertanyaan dari 2 kata tanya, jadi starbursting dilanjutkan dalam wag. Masing2 member mengumpulkan pertanyaan dengan deadline keesokan harinya. Setelah semua pertanyaan terkumpul. Kami mulai menjawab pertanyaan secara sistematis. 

Terasa sekali dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul. Masalah yang kami hadapi terkait ketidakpercayaan diri mulai semakin jelas dan dipahami. 

Langkah selanjutnya dalam memahami masalah adalah mengumpulkan informasi baru terkait dengan masalah yang dihadapi. Bisa dengan membaca buku, artikel dari sumber terpercaya atau mendatangi para ahli. 


Gunakan passion sebagai media. Jika suka nonton bisa mencari informasi melalui film-film terkait masalah. Jika senang membaca, carilah buku-buku yang menyajikan informasi tentang masalah yang dihadapi. 

Lakukan analisa untuk mendapatkan sudut pandang yang berbeda. Misalnya bagaimana pendapat para ahli terhadap orang-orang yang kurang percaya diri. 

Pekan ini selain sibuk menyelami masalah, tim kami juga mengikuti Questival kemerdekaan di Kampus ibu pembaharu. Tantangan hari pertama sudah membuat tim melakukan extramiles dan berlatih untuk semakin solid. 

Kegiatan tim kami dalam tantangan kali ini terangkum dalam slide berikut : 

Untuk jurnal tim hasil menyelami masalah dengan starbursting kami kumpulkan dalam link berikut :



#materi3
#keluargapembaharu
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#semestakaryauntukindonesia
#institutibuprofesional








Sabtu, 10 Juli 2021

Belajar Cara Belajar Baru

Masuk di kampus ibu pembaharu, cara belajar juga harus baru. Cara belajar yang mengikuti perkembangan jaman dan kemajuan berpikir. Disini kami meninggalkan traditional  learning, dimana kita belajar dengan diberitahu apa yang seharusnya kita tahu, lalu mengingatnya untuk dipraktekkan pada saat  menemukan masalah. Kelemahan dari traditional learning adalah kita disuguhi beragam informasi tanpa pernah berlatih mengimplementasikannya. 

Di kampus ibu pembaharu, kami belajar dengan cara problem based learning. Menemukan masalah yang sedang kita hadapi, mencari apa yang kita perlu tahu dan butuhkan, lalu belajar mengaplikasikannya untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan problem based learning kita menjadi pembelajar mandiri juga melatih cara berpikir sistematis.

Saya sendiri masih perlu banyak belajar dan berlatih menerapkan problem based learning  dalam keseharian terutama saat mendampingi  anak-anak belajar. 

Ada tugas baru di kampus ibu pembaharu. Selain membuat jurnal, kami juga harus mereview jurnal tugas mahasiswa lain. Serunya, teman yg akan direview akan ditentukan secara acak dan berganti setiap pekannya. 

Pekan ini saya berkesempatam mereview jurnal dari mbak Monique mahasiswa kampus ibu pembaharu dari IP Banyumas.
Begitupun mbak Moniq akan mereview jurnal tugas saya.

Berikut hasil review saya untuk problem statement yang dibuat mbak Moniq :


Dan hasil review mbak Moniq untuk jurnal saya. 

Tugas review ini memperluas silaturahim antar mahasiswa ibu pembaharu yang berasal dari berbagai daerah. Dan melatih diri berkenalan dan berkomunikasi dengan orang baru dengan semangat baru.

#umpanbalik
#Identifikasimasalah
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity