Tampilkan postingan dengan label Hexagon city. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hexagon city. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Maret 2021

Selebrasi Belajar CIA (Cluster Ibu & Anak)

Setelah berefleksi dengan false celebration dalam cohousing, pekan ini saatnya melakukan selebrasi belajar. Selebrasi ini dilakukan bersama sama seluruh warga 1 cluster ibu dan anak. 

Diskusi terkait selebrasi belajar dalam cluster diwakili oleh para cohousing leader. 
sebagai penutup saat selebrasi, warga CIA membuat video meraih mimpi sebagai. Sayangnya saya tidak ikut mengambil peran dalam video tersebut. Kerja keras teman-teman dari tim tekhnis patut diacunhi jempol. Dari berbagai potongan video pendek paea warga CIA jadilah sebuah video klip yang membuat haru.

Saya masih hanya mengambil peran sebagai tim hore dengan hadir menyimak live selebrasi belajar kali ini. Selebrasi live ini bertabur banyak hadiah. Saya menyimak disela-sela mendampingi anak mengerjakan tugas sekolah, berharap bisa mendapatkan hadiahnya.
Video klip warga CIA bisa disimak pada link berikut: klip selebrasi

Keseruan live selebrasi belajar Cluster Ibu & Anak bisa disimak pada link berikut: 


#HexagonCity
#Hexagonia
#ZonaN
#KuliahBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional
#selebrasiclustercia

Selasa, 23 Februari 2021

"Mengintip Metode Pendidikan Charlotte Mason, bisakah diterapkan oleh keluarga muslim?"

Virtual Conference Hexagon City dilaksanakan mulai tanggal 8 Feb- 28 Feb 2021 menghadirkan kurang lebih 300speaker dengan berbagai tema yang lekat dengan keseharian para ibu.

Salah satu speaker yang saya simak adalah Bunda Fatimah Azzahra yang tampil Live di Youtube channel Hexagon City dengan tema "Mengintip Metode Pendidikan Charlote Mason, bisakah diterapkan pada keluarga muslim"

Karena sebagai seorang ibu saya juga terinspirasi dengan metode Charlotte mason.


Live bisa disimak pada link berikut : https://youtu.be/jzNDDPcFe84

Bunda Fatima membuka conference dengan memperkenalkan sosok Charlotte masson.

Charllote mason atau sering disapa miss Masson adalah seorang pendidik yang lahir di era Victoria. Pada masa itu pendidikan terbatas hanya untuk golongan atas (bangsawan dan keluarga kaya) yang mampu membayar guru untuk mengajar anak-anak mereka. Cm merasa seharusnya pendidikan adalah hak semua anak dan anak bebas mengakses berbagai ilmu. Orang tua juga harus terlibat dalam pendidikan anak, bukan hanya menjadi tanggung jawab guru. pada usia 50 tahun, CM mendirikan asosiasi untuk orang tua di tempatnya mengajar.


CM hidup dimasa revolusi industri dan perang dunia 1. Wajah dunia pendidikan kala itu adalah mencetak anak-anak supaya terlatih. Penekanan pendidikan hanya pada matematika, sains, dan pelatihan teknis sebagai peluang untuk mengisi sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk industri pekerja. Dalam bahasa CM disebut pendidikan yang utilitarian. Hal inilah yg melatarbelakangi pemikiran CM tentang pendidikan liberal. Pendidikan liberal yang dimaksud adalah pendidikan umum yang memberikan paparan luas ke berbagai disiplin ilmu dan strategi pembelajaran di samping studi mendalam di setidaknya satu bidang.


"Terlalu sempit kalau kita mendefinisikan pendidikan semata sebagai urusan akademis-praktis untuk menyiapkan anak jadi pekerja. Bukan pula hak kita untuk mendikte anak harus menekuni profesi apa kelak. Visi pendidikan yang kerdil akan melahirkan generasi muda berwawasan dangkal yang hidupnya dihabiskan dalam rutinitas sekolah dan bekerja yang minim makna, mengisi waktu senggangnya dengan hiburan-hiburan dangkal. Namun coba perkaya benak mereka dengan sebanyak mungkin gagasan dan pengalaman inspiratif serta pilihan profesi. Apa pun jenis pekerjaan yang nantinya mereka tekuni, semangat belajar, memperdalam minat, dan menjadikan hidup bermakna akan selalu menyala. – Ringkasan Vol. 3 School Education pp. 182 ff (11)"


Yang ditekankan dalam pendidikan CM adalah karakter. Tujuan pendidikan CM menjadikan seorang anak "magninamous person". Memiliki keutuhan, keluhuran budi, dan intelektual yang mumpuni. Sesosok pribadi yang berbudi luhur, memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas, namun mampu hidup membumi dengan mendedikasikan hidupnya untuk melayani serta tahu bagaimana caranya menangani kerumitan hidup.

Dalam pendidikan CM ada 20 butir filosofi pendidikan. Yang pertama adalah children are born person, anak lahir dengan pribadi yang utuh. Anak lahir bukan sebagai kertas kosong. Anak lahir dengan segala potensi kebaikan dan keburukannya tergantung dari atmosfir/lingkungan yang akan menjadikan dia baik atau buruk.

Isi 20 butir filosofi bisa dibaca lengkap disini: http://cmindonesia.com/20-butir-filosofi-cm/

Untuk mewujudkan karakter magninamous person diperlukan 3 hal yaitu education is an atmosfir. Lingkungan yang baik mulai dari keluarga. Sumber-sumber ilmu yang penuh ide & gagasan membentuk atmosfir belajar yang baik pula.

Yang kedua, Education is diciplin. Membuat anak patuh dan taat pada hukum. Anak mempunyai otoritasnya sendiri, begitupun orang tua, namun ada otoritas yang lebih tinggi yaitu hukum alam dan yang tertinggi adalah hukum Tuhan. Sebagai contoh anak boleh main kotor-kotoran tapi saat ia tidak menjaga kebersihan maka akan sakit, ini adalah hukum alam. Anak pasti lapar kalau tidak makan, tapi makanan seperti apa yang sebaiknya diberikan. Disinilah tunduk pada hukum Tuhan menjadikan manusia lebih bertanggung jawab, tidak hanya sekedar mengikuti hukum alam. Melatihkan kebiasaan baik pada anak dimulai dari hal-hal kecil dalam keseharian anak.

Yang ketiga, Education is a life, memaparkan anak dengan berbagai ide hidup. sumber ilmu yang kaya ide dan gagasan, living books. Memanfaatkan alam adalah sumber ilmu yang tak ada habisnya.

Ada 3 ilmu yang patut diterima anak, 

1. Ilmu tentang Ketuhanan

2. Ilmu tentang manusia

3. Ilmu tentang alam

Ilmu tentang ketuhanan merupakan yang terpenting untuk diajarkan pada anak. Dalam islam sendiri, tauhid merupakan yang utama. Ada maksud dan tujuan dibalik seseorang diciptakan. Seorang anak telah belajar ketika ia mampu berelasi dengan Tuhannya dan mengambil hikmah dari apa yang dipelajarinya.

Sekilas tentang kurikulum, metode Cm menyajikan beragam ilmu/mata pelajaran namun disajikan dalam waktu singkat sehingga anak bisa mencerna dengan baik.

Bisakah metode Pendidikan Cm diadopsi oleh keluarga muslim? Karena Cm sendiri adalah seorang umat Kristiani. Bila kita melihat kembali tujuan pendidikan di dalam islam, bagaimana tujuan pendidikan adalah menjadikan seorang ihsan kamil, hal ini sejalan dengan pemikiran CM. Namun tentunya dengan penyesuaian ilmu yang sejalan dengan kaidah keimanan seorang muslim.


Sebenarnya bagaimana pendidikan anak dipandang dalam islam, hal ini pun diangkat oleh bunda Kholilatul Wardani, seorang praktisi parenting islami pada virtual conference Hexagon City. Ingin tahu materinya? Nantikan pada postingan selanjutnya ya 😉


#ZonaOpenSpace

#Hexagonia

#HexagonCity

#KelasBundaProduktif

#InstitutIbuProfesional

#HexagonCityVirtualConference

#SemestakKaryaUntukIndonesia












Selasa, 02 Februari 2021

Critical Thinking for Growing Mindset

Masih dalam zona melatih growth mindset, pekan ini kami belajar tahapan berpikir kritis dengan metode 6 topi berpikir karya Edward de Bono. Topi aneka warna yang melambangkan pikiran harus dipakai berurutan sehingga dapat menghasilkan ide gagasan yang kritis dan berguna.

Latihan kali ini, hexagonia ditantang memecahkan masalah yang ditemukan dalam hexagon city dan menemukan solusi dengan menggunakan metode 6 topi berpikir. Untuk menjawab tantangan tersebut hasil pikiran harus menghasilkan action yang segera dapat dikerjakan.

Berikut langkah menggunakan 6 topi berpikir :
6 topi berpikir sangat bisa diimplementasikan dalam kegiatan sehari-hari. Namun perlu latihan dan pembiasaan agar dapat menggunakannya. Berpikir kritis membuat kita lebih produktif dan kreatif.

Setelah semua member cohousing Limia mengumpulkan hasil pemikirannya. Leader Lulu mengajak kami berdiskusi menentukan 4 action item yang akan kami kerjakan.

Berikut action item hasil diskusi Cohousing Limia : 

Tidak hanya tantangan dalam 1 cohousing, latihan menggunakan 6 topi berpikir ini juga didiskusikan untuk tantangan dalam cluater, diskusi diwakilkan oleh leader cohouse. 

Metode 6 topi berpikir merupakan bagian ketiga dari latihan mengembangkan growth mindset. 

#Hexagoncity

#Hexagonia

#zonaG

#Growthmindset

#institutibuprofesional

#passionproject

#perkuliahanbundaproduktif






Selasa, 19 Januari 2021

Menumbuhkan Growth Mindset

Setiap tantangan di bunda produktif, membawa hexagonia belajar menjadi pribadi  yang terus bertumbuh. Setiap tahap dikerjakan dalam sebuah format dengan progress yang terukur. Sehingga kemajuan yang ingin dicapai tak lagi hanya mengawang di alam pikiran. 

Diawali dengan memetakan pasion dan tantangan diri dalam model canvas, menanamkan karakter baik, menetapkan kebiasaan baik, mengenali aktifitas 4E, melakukannya dengan kekuatan extra, melatih ketangkasan dalam menghadapi perubahan, dan tantangan kali ini bagaimana menumbuhkan growth mindset dalam diri.

Growth Mindset merupakan pola pikir yang selalu berkembang, dimana sipemiliknya memahami bahwa kesuksesan dapat diperoleh melalui belajar, latihan dan kerja keras. Selalu merasa belajar hal baru adalah kebutuhan agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik.

Fixed Mindset adalah pola pikir yang pemiliknya merasa bahwa keberhasilan dan kesuksesan berasal dari bakat yang dibawa sejak lahir dan merasa cukup dengan hanya mengembangkan yang menurutnya adalah bakat dirinya.

Berikut ini usaha yang akan saya lakukan untuk menumbuhkan growth mindset dalam diri dan komunitas ibu profesional.



My Growth mindset

I will : Membersamai anak dan metime dengan produktif

To do : membuat program pekanan dan refleksi bulanan.

Celebration if : memposting refleksi bulanan di blog.

My Cohousing LIMIA

I will : Menyelesaikan PP sebelum dateline.

To do : Aktif di grup, hadir diskusi dan mengerjakan jobdes tepat waktu.

Celebration if : target PP tercapai. Penjualan ebook lebih dari 50.

My Cluster CIA

I will : Mendukung dan mensukseskan PP cluster.

To do : dukungan coment pada tiap postingan PP cluster, menjadi peserta PP cluster.

Celebration if : Memposting tugas/review PP Cluster yang diikuti.

My Hexagon City

I will : menjadi warga yang aktif dan update.

To do : melihat materi FM & walkot secara live. Meluangkan minimal 30 menit berjalan-jalan di HC, HL & HM

Celebration if : Menulis jurnal dengan baik dan tepat waktu. HC masuk rekor Muri.

My Ibu Profesional

I will : Memupuk rasa memiliki dan membutuhkan akan komunitas. Menjadi member yang baik mengikuti aturan komunitas.

To do : Aktif menanggapi info di WAG. Mengikuti kegiatan yang diselenggarakan konunitas.

Celebration if : Bisa mengambil peran di komunitas.


Berikut ini adalah katalog Project Pasion Limia. 


Disimak ya gaes ...





#Hexagoncity

#Growthmindset

#institutibuprofesional

#passionproject





Senin, 14 Desember 2020

Zona X saatnya memberi lebih!

Extra miles adalah melakukan sesuatu dengan lebih demi tercapainya sebuah tujuan. Biasanya sering digunakan dalam dunia kerja. Begitupun di Hexagon City, memasuki zona X  pekan ini para hexagonia diajak untuk meng-extramiles-kan aktifitas demi tercapainya project passion masing-masing.

Berikut beberapa aktifitas saya di project pasion, saya memilih untuk meng-extramiles-kan aktifitas mencari materi project demi tercapainya project pasion kami di cohousing Limia. Kegiatan mencari materi ini masih masuk dalam aktifitas yang low impact dan low effort karena saya mengerjakannya hanya di waktu senggang dan tanpa target yang jelas.


Setelah berdiskusi dengan tim, kami memutuskan untuk menentukan deadline agar project passion semakin terarah.
Akhirnya tiap divisi pasion berdiskusi mandiri untuk menentukan programnya masing-masing.


Maka tim ide main anak dimana saya masuk kedalamnya mulai berdiskusi menentukan program yang akan kami kerjakan. Target untuk mendaftarkan program pada hexalink juga membuat kami bergegas mengerjakannya.

Berikut hasil diskusi kami sekaligus konsep kegiatan untuk pendaftaran hexalink

Keep Me Playing _adalah salah satu sub dari projek passion Limia (ch 5 ibu dan anak) yang berkonsentrasi dalam membersamai anak bermain. Berupa Kuliah online melalui wa grup tentang bermain dan ide permainan anak. Sebagai solusi bagi ibu agar tidak mati gaya dalam membersamai anak. Sub project keep me playing juga menghasilkan produk ebook Keep Me Playing berbayar yang berisi tentang konsep, ide dan jurnal main anak._





#Pekan1

#Extramile

#Hexagonia

#HexagonCity

#BundaProduktif

#InstitutIbuProfesional


Senin, 30 November 2020

Huddle Up Time

Huddle up! adalah aktifitas berkumpul dengan anggota tim untuk mengatur strategi menghadapi tantangan berikutnya. Biasanya dilakukan dalam pertandingan olahraga.Pekan ini adalah pekan huddle bagi tiap cohousing untuk kembali mengatur strategi project passionnya.


Huddle up dalam cohousing Limia, dilakukan dengan menilai performa tetangga dan mengalirkan rasa terkait tantangan yang kami hadapi dalam tim. 

Selain huddle up dengan teman satu cohousing, pekan ini para hexagonia juga mereflesikan diri dengan menuliskan perjalanan habit masing-masing.


Passionate people
Passion terhadap ilmu parenting membuat saya menjadi pribadi yang berbeda. Bertumbuh menjadi pembelajar mandiri. Namun apabila diibaratkan seperti murid di kelas saya belum termasuk dalam golongan murid teladan. Konsistensi dan rasa malas masih menjadi tantangan yang harus terus dikelola agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Character cultivator
Menanamkan karakter baik sungguh dilatih dalam kehidupan di hexagon city. Saya berusaha mulai menanamkan karakter baik pada kehidupan di hexagon city dengan mengikuti perkembangan kota. Dan berkontribusi menjadi warga hexagonia dengan mengambil peran. Untuk aktif di whatsapp grup merupakan tantangan tersendiri buat saya yang masih mengusung moto diam itu emas.



Habit powered
Mencari bahan materi project tema bermain anak merupakan peran yang saya ambil di cohousing untuk melatih habit baik. Beberapa hari terakhir saya sudah mulai mengumpulkan materi tema bermain anak . Namun saya belum menginfokannya kepada teman2 di cohousing. Ini adalah satu kelemahan saya, belum mampu dan percaya diri untuk berkomunikasi dengan baik. saya merasa lebih santai apabila bekerja tanpa tanggung jawab menyelesaikannya. Hal yang perlu diperbaiki.

Shining 4E
Sudah ontrack, saya menyukai aktifitas mengumpulkan bahan materi. Banyak ilmu dan bacaan bermanfaat yang bisa saya dapatkan selagi berselancar mencari bahan. Dan saya melakukannya dengan enjoy dan easy. Tinggal dilatihkan lagi fokus dan pengemasannya agar mencapai hasil sesuai yang diharapkan dan dapat digunakan sesuai tujuan yang ditetapkan. 


#hexagoncity

#hexagonia

#ContributiontoNation

#KuliahBundaProduktif

#InstitutIbuProfesional


Selasa, 10 November 2020

Habituation

Habituation, membiasakan diri berubah kearah yang lebih baik

Sampai di zona habit, hexagonia kembali diuji untuk menguatkan karakter baik yang sedang dilatih. Selain konsisten melatih habit menguatkan karakter. Para hexagonia juga harus merumuskan milestone project yang mereka usung sesuai dengan passion yang dipilih bersama para tetangga di cohouse masing-masing. 

Begitupun yang terjadi di cohousing Limia, tempat saya tinggal. Kami harus berdiskusi demi mensukseskan project cohousing kami. Menyatukan pendapat dari banyak orang memang sulit. Dibutuhkan kesadaran dan empati untuk sampai pada kesepakatan bersama. Setelah beberapa waktu akhirnya cohouse kami menemukan formula efektif diskusi yang dapat meningkatkan kinerja kami dalam mengerjakan project. 

Demi mensukseskan project Limia, saya melatih habit mencari ide permainan tanpa bahan dan alat setiap hari. Tentunya ide ini harus dipraktekkan bersama anak-anak agar mengerjakan project ini tak hanya menjadi penggugur kewajiban tapi juga berdampak langsung pada keluarga dan anak-anak tentunya.  

#HexagonCity
#Hexagonia
#KuliahBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional

Senin, 26 Oktober 2020

*Characterisation* Upaya Menanamkan Karakter Baik Pada Diri

Setiap tahapan di Hexagon city melatih kami menjadi hexagonia yang berintegritas tinggi. Setelah mengikutin gerakan nasional pasionisation, kini para hexagonia belajar membentuk diri dengan karakter baik. Tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi harus ditularkan kepada orang terdekat, mulai dari tetangga antar cohouse, cluster hingga Hexagon city.

Menentukan karakter baik juga tidak sendiri, tapi dirembuk bersama para tetangga di cohousing Limia. Selain karakter baik yang wajib dijiwai, karakter yg ingin dihindari juga wajib ditulis dan disepakati agar kami dapat saling mengingatkan ketika mulai keluar jalur integritas.

Saya yang terbiasa menjadi silent reader di grup regional berupaya untuk tidak melakukan hal yang sama dalam cohousing ini. Dalam lingkup yang lebih kecil adapula perasaan yang nyaman sehingga mendorong saya untuk proaktif. Menuliskan karakter2 tersebut membuat saya gugup. Timbul pertanyaan dalam diri, mampukah saya? 

Selama diskusi karakter pekan ini, mbak Enes dari IP Bandung, mengajarkan saya arti ontime sesungguhnya. Selalu berusaha menyelesaikan target sesuai waktu yg disepakati. Berkumpul dengan orang2 yang sefrekuensi dengan karakter ibu profesional memang membahagiakan. Begitupun dengan Mbak Lulu dari IP Kediri sebagai leader yang mengayomi dan cekricek terkait keinginan teman2 di Limia.

Berikut Goal dan karakter2 yang kami sepakati dalam cohousing Limia Ibu & Anak.


🍓 *Goals Project Keep Me* :
Menjadi partner bagi para perempuan dalam menjalankan peran sebagai ibu

🍏 *Boost*

*Tangguh* *(Preseverance)*
Berdaya juang, bisa diandalkan, tahan terhadap gangguan

*Restorative*
Mampu memecahkan masalah dan mempunyai kemampuan mengembalikan sesuatu sesuai fungsinya kembali

*Kreatif* *(Creative)*
Berdaya cipta, Membuat ide, gagasan dan imajinasi

*Positivity*
Memiliki antusiasme tinggi yang dapat menular dan optimisme yang dapat membuat orang lain bersemangat atas apa yang dilakukannya

*Komitmen* *(Commitment)*
Terikat pada tanggung jawab menyelesaikan project yang dikerjakan

🍉 *Delays*

*Prokrastinasi (Procrastination)*  kegiatan mengganti tugas berkepentingan tinggi menjadi tugas berkepentingan rendah sehingga tugas pentingpun tertunda

*Slow Respon*
Slow respon berarti respon lambat. Hal ini bisa dikatakan keadaan dimana seseorang lambat untuk membalas pesan tapi juga lambat menanggapi suatu keadaan/peristiwa


*Self Esteem Rendah*
Selalu merasa tidak mampu dan tidak mau mencoba

*Malas* *(Laziness)*
Tidak hadir dan pasif menyumbangkan suara, ide, saran dalam setiap pertemuan

*Low of Energy*
Tidak memberi perhatian pada tugas yang dikerjakan, mengerjakan dengan setengah hati

*Beda Konsep* *(Miss Perception)*
Menafsirkan informasi yang salah, tidak melakukan crosscek


🍇 *Risk*

*Terpecah Belah*
suatu keadaan dimana tidak adanya kesepakatan bahkan berujung konflik disebabkan ego yang tinggi

*Kaku*
Menutup diri pada perubahan ke arah yang lebih baik

*Lepas Tangan* 
Meninggalkan kewajiban, mangkir dari tugas dan  tidak mau mengambil peran



#HexagonCity
#Hexagonia
#Character to Nation
#KuliahBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional

Senin, 19 Oktober 2020

Passion Canvas Membangun Peradaban

Bisnis model canvas biasanya digunakan untuk merangkum sebuah usaha agar mudah dimengerti dan dipahami. Tapi di Hexagon city kami menggunakannya untuk mendalami passion kami. Terbukti memang dengan mengisi passion model canvas ini, saya menjadi lebih terarah.

Berikut passion yang ingin saya kembangkan di Hexagon city :

Passion : Parenting (home education) mendidik anak agar tumbuh menjadi versi terbaik dirinya.

Life stage passion : 
1. Stage for knowledge tentunya saya masih ada di step ini. Masih ingin terus belajar tentang ilmu parenting
2. Stage for bussines : saya membuka penitipan anak. Sesuatu yang saya sukai mempraktekan ilmu parenting langsung kepada anak2.
3. Stage for sharing : sharing dalam pikiran saya berbagi kebanyak orang. Sepertinya saya blm ada di tahap itu karena ilmu yang saya dapatkan baru sebatas saya praktekkan pada anak2.
4. Stage for people : berdampak positif pada orang dan lingkungan sekitar, kayaknya belum yaa.


Hardskill yg menjadi prioritas saat ini : mampu berbahasa Inggris aktif dan pasif. Dengan menguasai bahasa Inggris, semakin banyak hal yang bisa saya pelajari. Kemampuan saya berbahasa Inggris juga akan memudahkan anak2 menguasainya.

Softskill prioritas : Terampil berkomunikasi dengan baik. Aktif berkomunikasi. BerKomunikasi dengan produktif. Tepat sasaran, apa yg ingin disampaikan dapat dimengerti oleh teman bicara.
Setelah banyak bicara, ada rasa tidak nyaman. Hal ini yang menjadi fokus untuk menyembuhkan trauma masa lalu yang menghambat kehidupan saya saat ini.

Tantangan : 
Memaparkan kegiatan yang beragam  pada 3 anak dengan usia berbeda untuk menemukan Minat & bakatnya. Solusinya : membuat rencana ide kegiatan. Tapi emak males bgt buka buku jurnal. Kepikiran bikin vision board biar bisa dilihat sekilas pandang.

Menyelaraskan  visi misi parenting bersama pasangan. Solusinya : Sabar & Komunikasi produktif.


Muncul ide : bikin template jurnal yg informatif dan mudah mengisinya. Tinggal eksekusi.

Setelah beres menyelesaikan passion Canvas, ada misi membuat passion project cohousing,
Cohousing Limia sepakat membuat "Keep Me" One stop solution for your motherhood journey.
Solusi dari permasalahan para perempuan dalam berproses menjadi ibu.
Menjawab Tantangan : memenuhi kebutuhan support system untuk para ibu agar dapat menjalankan perannya dengan bahagia.



#HexagonCity
#Hexagonia
#KuliahBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional
#ProjectPassion