Keripik bawang buatan mertua rasanya juara. Dijamin sekali coba pasti langsung ketagihan karena rasanya yang gurih dan krispi. Mudik kali ini saya berkesempatan praktek langsung belajar cara membuatnya. Bahan yang diperlukan sangat mudah didapat, cara membuatnya juga cukup mudah namun ternyata memang ada beberapa teknik yang harus dikerjakan agar keripik menjadi renyah. Yuk langsung aja kita praktek.
Mertua menyiapkan bahan 2kg terigu untuk membuat keripik bawang. Bahan bahannya sebagai berikut :
2kg terigu
1 butir telur
2 sdm margarin
2 bungkus masako (kemasan renceng)
1 bungkus micin (harga 500)
Bumbu halus (7 siung bawang putih, 4 batang seledri, 3 batang daun bawang)
Air es (disesuaikan dengan adonan)
Cara membuatnya : semua bahan kecuali air es dicampur hingga rata, setelah rata tepung menjadi bergerindil halus masukkan air es. Masukkan air sedikit demi sedikit. Diawal mertua memasukkan segelas air es setelah agak tercampur baru menambahkan segelas lagi. Setelah diaduk, masih ada remahan tepung yang belum tercampur karena adonan masih terasa kering. Tapi mertua bilang airnya sudah cukup, cukup terus diuleni hingga membentuk adonan padat.
Saat itu kalau bikin sendiri, sudah pasti saya tambahkan air hingga membuat adonan lebih elastis. Menurut mertua bila adonan kalis malah akan membuat keripik bawang menjadi keras maka penggunaan air cukup sedikit saja asal adonan bisa saling menempel.
Lalu adonan dibagi menjadi bagian bagian kecil yang dibentuk bulat pipih. fungsinya saat menggiling kita bisa langsung mengambil bagian kecil itu. Saat menggiling pun adonan yg sidah dibagi harus dibedakin dengan terigu, selesai giling lipat dan giling hingga tipis. Setelahnya didapat adonan pipih tipis yang memanjang. Kita tinggal memotongnya dengan rol gerigi. Biasanya didapat satu paket dengan alat penggiling.
Adonan menumpuk tak apa nanti saat digoreng mereka akan terpisah sendiri. Goreng dalam minyak yang cukup banyak dan panas. Hasilnya keripik bawang yang super kriuk dan gurih. Dijamin setoples ga berasa apalagi dimakan saat kumpul bareng keluarga.